Warga Tanjung Balai Minta Kepada Pihak Polisi Harus Netral


Agen Poker - Polisi diminta untuk bersikap netral dalam memecahkan kasus kecelakaan dan membakar beberapa vihara-vihara di Tanjung Balai, Sumatera Utara.

 agen poker


"Negara harus kekerasan netral atau polisi di setiap agama," politikus dan anggota dari PDI-P Rumah, kata Eva Sundari, mengatakan kepada BBC Indonesia, Minggu (31/07) malam.

Dia juga meminta polisi untuk tidak mengulangi rezim lama melindungi pelaku kelompok antitoleran menahan alasan suku, agama dan ras.

Agen Domino - "Ini bukan kontinu negara. Kemudian kelompok semakin tidak toleran besar (besar) kepala," katanya.

Menurut dia, jika rezim polisi berulang, kelompok terus-menerus yang dilakukan penghancuran dan pembakaran tempat ibadah akan "didorong".

"Karena rasanya seolah-olah polisi atau angin ke negara mereka, dengan mengorbankan orang-orang yang benar-benar menjadi korban, dalam hal ini, etnis minoritas," kata Eva.

Agen Bandarq - Hingga Minggu (31/7) malam, polisi menduga pelakunya belum menetapkan jumlah vihara-vihara di kota Tanjung Balai, kecuali menangkap sembilan orang, kepala polisi Tito Karnavian

Tujuh pelaku diduga penjarahan dan dua orang lainnya yang diduga "kekerasan", kata Tito kepada wartawan setelah pertemuan para pemangku kepentingan untuk Tanjung Balai.

Polisi, lanjutnya, telah mengerahkan tim untuk memantau pengguna media sosial dituduh menyebabkan kerusuhan.

 agen poker


"Ada ancaman hukuman bagi mereka yang menyebarkan rumor negatif," kata Sheriff.

Domino Online - Temuan awal sejumlah panggilan polisi untuk menghancurkan biara-biara dan kuil di Tanjung Balai memulai permintaan warga untuk mengecilkan pemimpin volume rumah masjid loudspeaker masjid.

Hal ini menyebabkan penolakan beberapa orang. Upaya ini telah mencoba untuk berdialog, menurut polisi nasional, tetapi kerusuhan pecah beberapa jam kemudian setelah ada provokasi melalui media sosial.
panggilan Tito diadakan dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk forum terkemuka Kerukunan Umat Beragama, Gubernur Sumatera Utara dan Walikota Tanjung Balai, serta kepala polisi setempat.

Hal ini menyebabkan penolakan beberapa orang. Upaya ini telah mencoba untuk berdialog, menurut polisi nasional, tetapi kerusuhan pecah beberapa jam kemudian setelah ada provokasi melalui media sosial.

Poker Online - Panggilan Tito diadakan dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk forum terkemuka Kerukunan Umat Beragama, Gubernur Sumatera Utara dan Walikota Tanjung Balai, serta kepala polisi setempat.

Ada juga anggota Forum kerukunan beragama Sumatera Utara, Erwan Effendi mendukung penyelidikan aktor di balik kerusuhan Tanjung Balai, tapi ia meminta akar masalah juga pencarian.

Dia memperkirakan bahwa kerusuhan adalah puncak dari masalah belum terselesaikan, seperti ekonomi dan membangun gereja-gereja.

"Ini (fix) tidak akan memecahkan masalah. Ini (kerusuhan) adalah bagian dari akumulasi masalah yang timbul. Akar masalah harus diselesaikan, misalnya, konsultasi kesenjangan ekonomi, "kata Erwan.

Stefanie Novie

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.

www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net